Selasa, 18 Agustus 2015

Ingress


Setelah hampir setahun bergelut dengan dunia fana tanpa game di smartphone, aku mulai tertarik untuk mendowload sebuah game Augmented Reality, singkatnya game ini menggabungkan dunia maya dengan dunia nyata, intinya kita bermain game dengan map dunia nyata dengan mengkatifkan gps sehingga kalau mau bermain game ini harus keluar dari rumah.
Kisah singkat ingress ini, Ada sebuah intelegensia asing bernama Shaper yang ingin memberikan kecerdasan dan pengetahuan demi masa depan manusia. Intelegensia asing tersebut masuk ke dunia ini melalui sebuah gerbang dua dimensi yang disebut portal. Portal dapat berupa bangunan atau benda artistik yang menjadi pusat perhatian banyak orang. Keberadaan intelegensia asing ini membuat umat manusia terbagi menjadi dua kubu : yang ingin mendapat pencerahan dengan membantu Shaper; dan yang ingin menghindarkan manusia dari pengaruh asing tersebut.
Kubu hijau elightened yg membantu sharper, dan kubu biru resisten yg takut jika sharper akan menghilangkan karakter asli manusia.
Nah teman aku yang pertama kali memperkenalkan game ini memilih resistance karna di pekanbaru banyak kubu tersebut, alasan yang bodoh menurut aku, hahahaa
Pemilihan kubu tersebut dilakukan apda awal main dan tidak bnisa diubah. Dan tampa pikir panjang serta ingin berbeda dengan yang lain, aku langsung memilih enlightened, dan betul ternyata masih sangat sedikit kubu ini di pekanbaru.
Teman ku yg mengenalkan game ini, baru menceritakan ideologinya kenapa memilih resistance, karna tujuan utama resistance ini mempertahankan sifat asli manusia. Hahahhaaa aku tertawa dalam hati, kenapa, karena baru ku sadari, sharper tersebut masuk kedunia melewati benda2 unik yang ada didunia yang nantinya akan di capture menjadi sebuah portal, nah jika mereka tidak menginginkan sharper datang tugasnya dalam permainan seharusnya melenyapkan portal, tapi dalam permainannya malah membuat portal, lucu emang, tapi aku sangat senang tidak memilih resistance yang katanya sangat idealis tapi tanpa disadarinya, kubu tersebutlah yang sangat labil :p
Ini hanya permainan yang ga harus diseriusin, intinya jika kamu menyukai traveling, ga ada salahnya untuk mendownload game ini, karna game ini akan memberitahukan sudah sampai kemana aja travelingmu, hehehee. Rencananya aku akan menghijaukan globe, ihihihihii
Kalau banyak yang ga ngerti, download gamenya, hihihi
Nih Prologue-nya

Wasslaam

Jumat, 07 Agustus 2015

Mencari

"Sampai ke mana pun kita mengejar sesuatu, akan lelah
pada waktunya. Tidak ada tujuan lain selain terjatuh jika
sudah berada di titik puncak"

aku tidak membenarkan 100% kata2 ini, tapi menurutku ada benarnya juga, selain memikirkan akhirat sebenarnya apa sih yang kita cari didunia ini?? yang dapat aku jawab sepertinya cuman satu, ketenangan hati.
dimanapun posisimu apapun pekerjaannmu tak ada keinginan yang lebih tinggi selain mendapatkan ketenangan hati menurutku.
sukses, mapan dan bahagia adalah keinginan kita dan orang tua, namun terkadang jalan kita tempuh untuk mencapai itu berbeda dengan keinginan orang tua, walaupun sangat bertolak belakang sedikit demi sedikit aku mulai menemukan titik tengah dimana kita juga mendengarkan perkataan orang tua dan juga menjalankan rencana yang udah kita rencanakan.
dulu aku meletak kebahagiaan itu dipuncak dan aku berusaha untuk mencapai puncak itu walaupun aku sakit dan banyak yang kusakiti, namun kini aku menyadari kenapa mindset ini tidak aku ganti saja, kita letak kebahagian2 itu dilereng2 gunung yang kita jalani untuk menuju puncak tersebut, karna semua kebahagiaan yang kita inginkan itu ada pada diri kita sendiri, dan puncak adalah akhir dari perjalanan kita di dunia ini, dan sukses itu berada di proses kita menuju puncak, yaitu lereng2 gunung yang kita tempuh. 
kamu sekarang adalah kebahagiaanmu, ketenangan hidupmu begitu juga dengan aku, bermimpi lebih namun tetap syukuri semua yang ada, tetap semangat!!

wassalam