Minggu, 26 Februari 2017

Flashbang

Aku tidak tahu bagaimana kita kedepan.

Salahkah aku masih melihat kebelakang, tentang dirimu?



Ah, kamu
Dimana sih kamu jual obat penawar rindu ini?
Aku mau borong semuanya!

Kamis, 23 Februari 2017

Novel

Akhir2 ini aku membaca novel Milea Dilan,
Ga tau kenapa tergerak aja untuk membacanya
Mellow, sendu, dan membuat aku melahirkan sajak2 ga jelas, hha
Malam ini aku menamatkan ke 3 novelnya.

Gerimis, novel, sisa coklat hangat, backsound musik2 dari payung teduh yg aku harap "resah"nya,"berdua saja"nya, "menuju senja"nya, dan "mari bercerita"nya, menjadi ost jika novel ini diangkat jadi film, aamiin. Ditambah sedikit bumbu yg mudah dicari, mengingatmu.

Betapa sempurnanya situasi ini untuk diri yg tidak sempurna ini.



Wassalam.

Kamis, 09 Februari 2017

Elang

Aku ingin menjadi elang
Agar dapat melihat dengan tajam
Dan terbang menerima semua informasi alam
Dan menceritakannya padamu kawan
Kabar dari burung lain ku dengar negara tetangga jancoker lagi kritis
Pemimpin punya kepentingan dengan seribu cara yg dirancang seribu bulan yg lalu
Sebagian ulama telah meminum khamar tidak mau menelan ataupun membuangnya, sehingga sulit bagi mulutnya yg terisi khamar itu untuk berdakwah ttg kebenaran
Beruntung bagi mereka yg sedang mencari ulama yg benar
Skrglah saatnya cari tausiah yg tepat n gampang
Carilah mereka yg tanpa takut mengatakan kebenaran, tidak membengkokkan akidah
Karna mereka belum meminum khamar dari cukong2 penjual barang haram
Kasian negara tetangga jancoker
Pucuk sampe akar akan di jual oleh iblis berwujud nyata
Securitynya juga terminum khamar yg lumayan banyak
Membuat otaknya menyusut dan perutnya memuai
Rakyat yg memikirkan sejengkal di bagian tengah badannya tidak bisa berbuat banyak
Lebih baik mikir perut hari ini daripada bagaimana negaranya besok
Yg punya kekuasaan adalah si penjual beli barang n jasa haram
Dan mereka dapat kesempatan meremote semua
Negara jancoker ibarat catur yg memiliki bidak, lengkap tapi hanya bisa jalan maju selangkah demi selangkah, itupun kalau tidak ada bidak lain yg menghalangnya
Cukong td dgn gampang memegang kepala semua bidak n melakukan gerakan sesuka hatinya
Masyarakat jancoker mungkin melihat papan catur dengan lengkap, pion raja mentri rencong kuda dan benteng
Namun mata elang ku hanya melihat semuanya pion saja
Kepala Mentri raja kuda benteng rencong di pegangnya hanya dgan telunjuk dan jempol
Di saat diangkatnya untuk maju majulah tanpa perlawanan bidak catur itu
Walaupun dia akan mati oleh bidak dari kubu lawan
Negara jancoker yg memprihatinkan
Dimana bidak lawan bisa membunuh mentri dan raja
Karna rajanya hanya bisa jalan jika di gerakkan cukong iblis tadi
Dan pada akhirnya catur hitam itu akan habis oleh catur putih, padahal dulu catur putih itu telah kalah dengan hina.
Ulama jujur d permainkan oleh cukong2 beserta kancut2nya sambil tertawa menganga hingga terlihat ulat giginya saling bersulang dengan khamar sisa minumannya semalam
Terkadang aku mual mengetahui cara main catur yg tidak fair ini
Aku hanya berdoa bidak2 itu cepat melaju, hingga dapat menjadi raja baru mentri baru
Dan tidak melupakan perjuangan pahlawannya yg dulu
Jangan terlalu pikirkan yg sejengkal itu teman, jika kamu sudah menjadi bidak d catur itu cepatlah ke ujung tanah lawan, jadilah raja mentri ataupun benteng yg bergerak sendiri tanpa disuguhi khamar dari cukong2 itu
Selamatkan papan caturmu, itu milikmu, milik kalian
Negara tetangga
Selamat berjuang!!!